08 August 2026

Kelas PAUD yang Tenang, Belum Tentu Pertanda Anak Fokus Belajar 3

PAUDPEDIA–Ayah, Bunda, dan Kawan PAUD, kelas yang tenang sering dianggap sebagai tanda kualitas PAUDnya bagus karena pembelajaran berjalan dengan baik. Apalagi kalau anak-anak duduk rapi, tidak banyak bergerak, dan mendengarkan guru tanpa suara.

Padahal, pembelajaran anak usia dini mestinya mendorong anak untuk aktif bermain, bergerak maupun berinteraksi. Di sekolah justru perlu ada suara anak bermain, berdiskusi, tertawa, menangis, bahkan kadang berkelahi satu sama lainnya. Semua hal ini merupakan pembelajaran bermakna bagi anak.

Anak yang terlihat diam belum tentu sedang belajar banyak hal. Bisa jadi ia merasa takut salah, malu bertanya, bosan, bingung, atau hanya mengikuti instruksi tanpa memahami maknanya. Begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, guru dan orang tua perlu melihat keterlibatan anak secara utuh, bukan hanya menilai dari ketenangan kelas. Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan guru:

Buat aturan sederhana bersama anak

Guru perlu melibatkan anak menyepakati aturan sederhana, seperti bergantian menggunakan alat bermain, berbicara dengan suara yang nyaman, dan membereskan mainan setelah digunakan. 

Menciptakan pembelajaran yang berpusat pada anak

Berikan anak ruang untuk memilih, bergerak, mencoba, bertanya, dan menyampaikan pendapat melalui kegiatan seperti menyusun balok, bermain peran, bermain di luar ruangan, atau melakukan percobaan sederhana. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendampingi anak membangun pengetahuan melalui pengalaman langsung. Dalam pembelajaran seperti ini, kelas tentu tidak selalu tenang dan hening. 

Hindari menuntut semua anak belajar dengan cara yang sama

Setiap anak memiliki karakteristik, minat, potensi, dan cara belajar yang berbeda. Ada anak yang cepat memahami melalui pengamatan, sementara anak lain perlu bergerak, berbicara, bereksplorasi, atau bahkan mencoba berulang kali. Karena itu, pembelajaran di PAUD perlu memberi ruang agar setiap anak dapat berkembang sesuai kekuatan dan tahap perkembangannya.

Jadi, Ayah, Bunda dan Kawan PAUD, mari hindari menilai keberhasilan pembelajaran di PAUD hanya dari kelas yang tenang dan hening. Kelas yang dipenuhi gerak, percakapan, pertanyaan, serta beragam cara belajar justru dapat menunjukkan bahwa anak sedang aktif, terlibat, dan berkembang sesuai karakteristik serta potensinya. 

 

Penulis    : Dr. Ifina Trimuliana
Kurator    : Ekho Widodo

Referensi 
Ritoša, A., Åström, F., Björck, E., Borglund, L., Karlsson, E., McHugh, E., & Nylander, E. (2023). Measuring children’s engagement in early childhood education and care settings: A scoping literature review. Educational Psychology Review, 35, Article 99. 

Strasser, K., et al. (2024). Playfulness and the quality of classroom interactions in early childhood education. Learning and Instruction.